Program Wakaf Waterstation

Water station merupakan sarana (instalasi dan bangunan) yang ditujukan untuk menghasilkan air siap minum. Dengan adanya pembangunan water station dengan skema wakaf maka akan menambah ketersediaan jumlah water station di lingkungan kampus IPB Dramaga. Dengan penambahan jumlah water station di sejumlah titik yang direncanakan maka diharapkan akses air minum sehat dan gratis bagi seluruh sivitas akademika (mahasiswa, dosen dan tendik) semakin tersebar di lingkungan kampus. Keberadaan water station ini juga diharapkan dapat mengurangi sampah plastik sisa dari air minum dalam kemasan. Keberadaan water station ini juga akan mendukung pencapaian Green Campus IPB serta pencapaian SDGs IPB.

Menurut data yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2020, selama setahun jumlah timbunan sampah mencapai 67,8 ton dengan kenaikan jumlah sampah plastik sebanyak 8,83% per tahun membuat Indonesia menjadi penyumbang sampah plastik kedua terbesar setelah Tiongkok. Hal ini jelas bahwa sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan hidup terbesar yang dihadapi masyarakat Indonesia maupun dunia. IPB sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia tentunya sangat concern terhadap permasalahan lingkungan dan dapat menjadi pelopor dalam pengembangan kampus yang ramah lingkungan dengan menekan jumlah plastik melalui program water station.

Institut Pertanian Bogor dengan jumlah populasi mahasiswa sekitar 25.000 orang dan jumlah dosen dan tendik sekitar 2.600 tentunya memiliki tingkat kebutuhan air minum yang cukup besar. Keberadaan water station diharapkan dapat membantu sivitas akademika dalam memenuhi kebutuhan air minum sehat secara gratis. Bagi mahasiswa, keberadaan water station juga akan membantu mengurangi pengeluaran untuk konsumsi air minum.